
Jakarta, Kakinews – Otoritas Jasa Keuangan mencatat kredit macet industri pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) masih didominasi kelompok usia produktif 19-34 tahun hingga Maret 2026. Kelompok usia muda tersebut menyumbang 48,65 persen dari total pendanaan bermasalah di industri pinjol.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK, Agusman mengatakan tingginya kredit macet sejalan dengan meningkatnya penggunaan layanan pinjol oleh masyarakat usia produktif.
“Pendanaan macet pindar pada Maret 2026 didominasi kelompok usia 19–34 tahun dengan porsi 48,65 persen. Hal ini terjadi karena penggunaan layanan pinjol di usia produktif juga semakin tinggi,” kata Agusman dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2026).
Menurut Agusman, tingginya aktivitas pinjaman di kelompok usia muda membuat risiko gagal bayar ikut meningkat. Karena itu, OJK meminta perusahaan pinjol memperketat penilaian kemampuan bayar calon peminjam agar lonjakan kredit bermasalah tidak semakin membesar.
Sebelumnya, data OJK menunjukkan tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) industri pinjol pada Februari 2026 mencapai 4,54 persen. Angka tersebut melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 2,78 persen.

Selain itu, terdapat 16 perusahaan pinjol yang memiliki rasio TWP90 di atas 5 persen per Maret 2026. Kondisi ini dinilai menjadi sinyal meningkatnya risiko pembiayaan di sektor fintech lending.
Meski demikian, Agusman menegaskan perusahaan pinjol tidak harus langsung menghentikan penyaluran pembiayaan. OJK justru meminta pelaku industri memperkuat manajemen risiko, sistem penilaian kredit (credit scoring), hingga proses penagihan.
“Perusahaan perlu lebih mengedepankan prinsip kehati-hatian dan memperbaiki kualitas penyaluran pembiayaan,” ujarnya.
OJK optimistis rasio kredit macet industri pinjol masih dapat dikendalikan sepanjang seluruh penyelenggara menerapkan tata kelola yang baik serta prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pinjaman.








Tinggalkan Balasan