Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., menyerahkan bantuan pendidikan BAZNAS HSS dan santunan anak yatim dalam rangka menyambut Muharram 1448 Hijriah di Kandangan, Rabu (1/7/2026).( Foto : Istimewa)

KAKINEWS, HSS — Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., menyerahkan bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten HSS kepada pelajar dan mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung di Kandangan, Rabu (1/7/2026), tersebut juga dirangkai dengan penyerahan santunan bagi anak yatim dalam rangka menyambut Muharram 1448 Hijriah.

Bantuan pendidikan yang disalurkan BAZNAS HSS berupa seragam sekolah dan transportasi berupa sepeda dengan total nilai Rp15,7 juta. Bantuan tersebut diberikan kepada 14 penerima dalam bentuk voucher belanja seragam berdasarkan hasil survei kebutuhan masing-masing penerima.

Selain bantuan bagi pelajar, BAZNAS HSS bersama Pemerintah Kabupaten HSS dan Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi turut menyerahkan beasiswa pendidikan tahun 2026 kepada 60 mahasiswa.

Masing-masing mahasiswa menerima beasiswa sebesar Rp5 juta untuk masa pendidikan selama dua semester. Penerima beasiswa juga akan mengikuti proses monitoring dan evaluasi setelah satu tahun.

Pada kesempatan yang sama, Bank Kalsel Syariah menyerahkan santunan kepada 40 anak yatim dengan total nilai Rp8 juta. Bantuan tersebut termasuk infak sebesar Rp5 juta dari Bank Kalsel Syariah Cabang Kandangan.

Sekda HSS menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS, Bank Kalsel Syariah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan secara materi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian bersama dalam membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dan generasi muda di Kabupaten HSS.

“Hari ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi tentang harapan dan keyakinan bahwa setiap anak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan berhak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya,” ujar Muhammad Noor.

Ia menegaskan, kondisi ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Pendidikan, menurutnya, merupakan salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu membangun masa depan daerah.

Momentum Muharram 1448 Hijriah diharapkan semakin memperkuat semangat kepedulian dan berbagi di tengah masyarakat. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat memotivasi para pelajar, mahasiswa, dan anak yatim untuk terus belajar, berprestasi, serta mengejar cita-cita.