Kalimantan KitaKalimantan Kita

Kalimantan Kita

Langkah Konkret Inspirasi Bangsa

  • Beranda
  • Live
  • POLITIK

    BERITA TERBARU

    Ketua DPR RI Puan Desak Pemerintah Bongkar Tuntas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

    Komisi V DPR Desak Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Tak Dihentikan Sebelum Kapal Disisir Total

    KM Virgo Tenggelam, Gubernur Kalsel: Evaluasi Keselamatan Transportasi Laut

  • Hukum

    BERITA TERBARU

    Tiga Sprindik KPK Buka Jejak Uang Kasus Pajak Banjarmasin, Rp1,8 Miliar Disita

    Uji Kompetensi Koordinator Kejati Jangan Jadi Karpet Merah Titip Jabatan

    Kakortas Tipikor Polri Totok Suharyanto Dimutasi Usai Tangani Kasus Febrie Adriansyah, Perkara Berujung di Kejagung

  • Peristiwa

    BERITA TERBARU

    Keluarga Korban KM Virgo Surati Presiden, Pertanyakan Kesiapan Operator Angkat Bangkai Kapal

    Gunung Merapi Level Siaga, 4 Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer

    BRIN: Interaksi Gunung, Monsun, dan El Nino Picu Hujan di Jawa Barat

  • Daerah
    • Pemkab Balangan
    • Pemkab Banjar
    • Pemkab Batola
    • Pemkab HSS
    • Pemkab HST
    • Pemkab Tala
    • Pemko Banjarbaru
    • PROV KALSEL

    BERITA TERBARU

    Jemaah Diprediksi Bertambah, Dinkes Banjar Siapkan Logistik Kesehatan Lebih Banyak

    Bupati dan Wabup Pantau Pembangunan HSU

    Program Pemberdayaan Masyarakat PT Maruwai Coal Raih Gold di ISDA 2026

  • Terpopuler
  • Pencarian
  • Lainnya
    • kakinews.id
    • kakinews.id
    • kakinews.id
TRENDING
  • KPK
  • OTT KPK
  • Korupsi
  • Penegakan Hukum
  • Kejagung
  • kerugian negara

#Gratifikasi

Sidang lanjutan kasus korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan kembali membuka borok serius. Dalam persidangan, terungkap dugaan aliran dana lebih dari Rp3 miliar kepada oknum Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)—lembaga yang seharusnya menjadi penjaga akuntabilitas keuangan negara. Fakta mencengangkan itu diungkap saksi Asta Danika, Direktur PT Bhakti, saat bersaksi di Pengadilan Negeri Medan, Senin (6/4/2026). Ia mengakui telah menyerahkan uang dalam jumlah besar kepada pihak BPK melalui beberapa tahap transaksi. Hakim Khamozaro Waruwu membeberkan rinciannya di ruang sidang: “Ada pemberian Rp100 juta lewat transfer, kemudian Rp300 juta, Rp400 juta, Rp570 juta, hingga Rp1,2 miliar melalui Suyanto. Totalnya lebih dari Rp3 miliar mengalir ke BPK.” Asta tak membantah satu pun. “Iya benar, Yang Mulia,” ucapnya singkat. Lebih jauh, Asta mengungkap praktik tersebut bukan inisiatif pribadi, melainkan atas arahan langsung Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Ia bahkan secara gamblang menyebut praktik itu sebagai “jalan biasa” demi melancarkan urusan. “Kami diminta oleh PPK untuk ke BPK. Tujuannya jelas, supaya lancar,” ungkapnya. Pengakuan ini langsung memancing reaksi keras majelis hakim. Khamozaro menegaskan kejanggalan serius jika lembaga pemeriksa justru diduga ikut “bermain”. “Saya heran kalau seperti ini. BPK itu lembaga yang menghitung kerugian negara. Kalau ada oknum yang menerima uang, harus ditangkap. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya tajam. Majelis hakim juga menyoroti kemungkinan adanya kaitan antara aliran dana tersebut dengan kualitas proyek yang tak sesuai spesifikasi. Namun fakta persidangan mengarah pada dugaan kuat bahwa uang tersebut digunakan untuk “mengondisikan” proses audit agar tidak menimbulkan persoalan. Dalam perkara ini, dua terdakwa duduk di kursi pesakitan: Muhlis Hanggani Capah selaku PPK II Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 2 Sumatera Bagian Utara, serta Eddy Kurniawan Winarto dari pihak swasta. Keduanya didakwa mengatur pemenang lelang melalui skema penunjukan langsung dan rekayasa peserta tender, termasuk memenangkan PT IPA. Proyek yang dikorupsi meliputi pembangunan jalur kereta api Bandar Tinggi–Kuala Tanjung dan Kisaran–Mambang Muda. Tak hanya itu, PPK dalam perkara ini juga diduga menerima suap hingga Rp12,12 miliar dari para rekanan. Terkuaknya aliran dana ke oknum BPK menjadi sinyal kuat bahwa praktik korupsi dalam proyek ini tidak berdiri sendiri. Ada dugaan keterlibatan lebih luas, termasuk pihak yang seharusnya menjadi pengawas. Fakta ini sekaligus menekan aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada terdakwa di persidangan, tetapi menelusuri aktor lain yang ikut menikmati aliran dana haram tersebut.

BPK Terseret! Sidang Korupsi Jalur KA Bongkar Aliran Rp3 Miliar ke Oknum Auditor

BERITA UTAMA
Ketua KPK Setyo Budiyanto soal Korupsi Kereta Cepat

KPK Bidik Korporasi “Cuci Gratifikasi” Rita Widyasari, Tiga Perusahaan Disorot

BERITA UTAMA
KPK "Garap" Maraton 80 Saksi soal Jual Beli Jabatan-Korupsi Monumen Reog Ponorogo

KPK Limpahkan Tiga Penyuap Pejabat Bea Cukai ke JPU, Skandal Impor Barang KW Makin Terbuka

BERITA UTAMA
KPK Tambah Tersangka Baru di Skandal Gratifikasi Bea Cukai, Pejabat P2 Diciduk Bersama Jejak Rp5 Miliar

Mangkir dari Pemeriksaan, Muhammad Suryo Jadi Sorotan dalam Kasus Bea Cukai

BERITA UTAMA
Jejak Duit Tambang Disisir KPK, Pengusaha Robert Bono Diperiksa di Pusaran Skandal Rita

Jejak Duit Tambang Disisir KPK, Pengusaha Robert Bono Diperiksa di Pusaran Skandal Rita Widyasari

BERITA UTAMA
Tabir Suap Bekasi Disingkap, Eks Kajari Diperiksa KPK di Pusdiklat Kejaksaan

KPK Geledah Rumah Pimpinan DPRD Jabar, Duit Ratusan Juta Disita—Jejak Suap Proyek Mulai Terkuak

BERITA UTAMA

KPK tangkap Bupati Cilacap Terkait Gratifikasi Proyek

BERITA UTAMA
KPK Tambah Tersangka Baru di Skandal Gratifikasi Bea Cukai, Pejabat P2 Diciduk Bersama Jejak Rp5 Miliar

KPK Tambah Tersangka Baru di Skandal Gratifikasi Bea Cukai, Pejabat P2 Diciduk Bersama Jejak Rp5 Miliar

BERITA UTAMA
OTT KPK di Banten Mengarah Pemerasan WNA, Oknum Jaksa Diduga Terlibat

KPK Bongkar Gurita Pemerasan Proyek dan CSR di Madiun, Orang Kepercayaan Maidi hingga Bos Perusahaan Diperiksa

BERITA UTAMA
KPK Desak Menag Nasaruddin Segera Jelaskan Jet Pribadi OSO: Klarifikasi atau Berujung Pemeriksaan?

KPK Tegaskan Menag Nasaruddin Umar Lolos Jerat Pidana Jet Pribadi — Cukup Lapor, Pasal Korupsi Gugur

BERITA UTAMA
Sudah ditampilkan semua
Lebih Banyak

Terpopuler

01

M Suryo Diminta Diperiksa, CBA Curiga Ada Beking Elite di Tambang Ilegal Samin Tan

BERITA UTAMA
02

Dulu Viral Dugaan Penguntitan Jampidsus, Kini Eks Restoran Febrie Digeledah dalam Kasus Batu Bara Rp5 Triliun

BERITA UTAMA
03

Apa Kabar Hanan Supangkat Sempat Terseret Kasus TPPU SYL? Status Cegah Dicabut tetapi Penyidikan KPK Belum Berakhir!

BERITA UTAMA
04

Cara Nonton Live Streaming Prancis vs Senegal Piala Dunia 2026 di HP, TVRI dan MAXStream

BERITA UTAMA
05

Hukuman 1,5 Tahun Dinilai Tak Masuk Akal, Kejagung Resmi Banding Vonis Eks Dirjen Kemenkeu

BERITA UTAMA

Jl. Gambut

Email:
[email protected]

Telusuri

  • Terpopuler
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • SOP Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Copyright
  • Disclaimer

© Copyright © KalimantanKita

LIVE TV