Kalimantan KitaKalimantan Kita

Kalimantan Kita

Langkah Konkret Inspirasi Bangsa

  • Beranda
  • Live
  • POLITIK

    BERITA TERBARU

    Survei Voxpol Center: PSI 2,4 Persen, PDI Perjuangan 16,1 Persen

    Rieke Dyah Pitaloka Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bencana Rp148 Miliar

    Komisi XII DPR Soroti Antrean Solar hingga Lima Jam, Distribusi BBM Subsidi Jadi Perhatian

  • Hukum

    BERITA TERBARU

    KPK Tahan 7 Pejabat BBPJN Sumut, Fee Proyek Jalan Mengalir hingga Rp3,49 Miliar

    NEA Singapura Terbitkan Pemberitahuan Karhutla, Evaluasi Konsesi Sinar Mas APP Menguat

    Koarmada RI Gagalkan Dugaan Illegal Logging, 23 Kontainer Kayu Merbau Senilai Rp5,5 Miliar Diamankan

  • Peristiwa

    BERITA TERBARU

    Diancam Masalah Utang akan Disebar ke Medsos Nekad Membunuh

    Utang Rp5,7 Juta Berujung Maut, AS Habisi Nyawa Juhrani, Kabur ke Kalteng Ditangkap di Tabunganen

    Pemuda di Banjarmasin Selatan Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya, Polisi Lakukan Penyelidikan

  • Daerah
    • Pemkab Balangan
    • Pemkab Banjar
    • Pemkab Batola
    • Pemkab HSS
    • Pemkab HST
    • Pemkab Tala
    • Pemko Banjarbaru
    • PROV KALSEL

    BERITA TERBARU

    Diancam Masalah Utang akan Disebar ke Medsos Nekad Membunuh

    Diskominfo Banjarbaru Perkuat Pengelolaan Data Akurat untuk Pembangunan Daerah

    Kabupaten Banjar Dapat Rp20 Miliar untuk Karhutla, Bupati Saidi Mansyur Belum Rinci Penggunaannya

  • Terpopuler
  • Pencarian
  • Lainnya
    • kakinews.id
    • kakinews.id
    • kakinews.id
TRENDING
  • KPK
  • OTT KPK
  • Korupsi
  • Penegakan Hukum
  • Kejagung
  • kerugian negara

Terpopuler

KPK Sebut Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi yang Terbirit-birit Kabur dari Jurnalis Diduga Terima Suap Impor

KPK Sebut Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi yang Terbirit-birit Kabur dari Jurnalis Diduga Terima Suap Impor

BERITA UTAMA

Demo Besar di Kantor Gubernur Kaltim Berujung Bentrok, Sejumlah Massa Diamankan

BERITA UTAMA

Dalam Persidangan Tiga Saksi Beratkan Tirawan Cs , Dugaan Pemalsuan Dukumen Surat Tanah

BERITA UTAMA

Tiga Rumah Ambruk di Kertak Hanyar, Satu Korban Meninggal Dunia

Peristiwa
Eks Jampidsus Febrie Dijebloskan ke Rutan KPK, Kejagung Buka Alasan: Pernah Tangani Kasus-Kasus Besar

Uang Rp543 Miliar dan Emas 74 Kg Disita, MAKI: Rumah Febrie di Kebayoran Wajib Digeledah!

BERITA UTAMA

Tiga Rumah Luluh Lantak dalam Kebakaran di Gudang Tengah Sungai Tabuk, Polisi Selidiki Penyebab

BERITA UTAMA
KAKINEWS.ID, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memperluas penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Kali ini, penyidik menggeledah rumah advokat Don Ritto di Bandung dan menyita sejumlah dokumen yang diduga menjadi mata rantai penting dalam pengusutan perkara tersebut. Penggeledahan dilakukan pada Selasa (4/8/2026) di kediaman Don Ritto. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penyidik menelusuri dugaan aliran aset dan dokumen yang berkaitan dengan perkara TPPU yang sedang dikembangkan. "Tim penyidik melakukan penggeledahan satu tempat di daerah Bandung milik saudara DR (Don Ritto)," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, di Jakarta, Rabu (5/8/2026). Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang diduga memiliki keterkaitan langsung dengan Don Ritto maupun Febrie Adriansyah. Namun, Kejagung belum membuka rincian dokumen yang diamankan karena masih menjadi bagian dari materi penyidikan. "Diperoleh beberapa dokumen yang diduga ada keterkaitan dengan perkara DR sendiri dan FA (Febrie Adriansyah)," kata Anang. Selain melakukan penggeledahan, penyidik juga memeriksa sekitar tujuh orang saksi yang berasal dari kalangan swasta dan pihak perusahaan untuk memperkuat konstruksi perkara. "Sebagian besar dari pihak swasta dan ada dari pihak perusahaan," ujarnya. Sebelumnya, Kejagung telah lebih dulu menggeledah kantor Don Ritto di Jakarta Selatan, rumah Nurman Herin di Depok, serta empat perusahaan yang diduga terafiliasi dengan Don Ritto, yakni PT HI, PT PIS, PT KPE, dan PT SME. Keempat perusahaan tersebut diduga digunakan sebagai sarana untuk menyamarkan asal-usul aset hasil tindak pidana melalui praktik pencucian uang. Saat ditanya mengenai hubungan Febrie Adriansyah dengan perusahaan-perusahaan tersebut, Anang menegaskan penyidik masih terus mendalami fakta melalui pemeriksaan saksi dan analisis barang bukti yang telah disita. "Pendalaman dilakukan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi serta barang bukti yang diperoleh penyidik, baik dari perkara sebelumnya yang dilimpahkan Kortastipidkor Polri maupun dari hasil penggeledahan dan penyidikan Tim 9," jelasnya. Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan Febrie Adriansyah dan Nurman Herin sebagai tersangka dugaan TPPU berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 tertanggal 20 Juli 2026. Penyidikan dimulai setelah Kejagung menerima pelimpahan perkara beserta barang bukti dari Polri, termasuk emas seberat 74 kilogram dan uang dalam berbagai mata uang asing bernilai ratusan miliar rupiah. Sebelumnya, Kejagung juga menerbitkan tiga surat perintah penyidikan baru menyusul pelimpahan perkara dari Polri. Ketiga perkara tersebut meliputi dugaan korupsi dan TPPU di PT KNI, dugaan korupsi tata kelola batu bara yang diduga memicu pemadaman listrik (blackout), serta dugaan korupsi dan TPPU dalam penanganan perkara PT Asabri. Dengan rangkaian penyidikan yang terus berkembang, Kejagung kini menelusuri seluruh jaringan, aset, dan pihak-pihak yang diduga berperan dalam perkara yang menyeret mantan petinggi Korps Adhyaksa tersebut.

Tim 9 Kejagung Perluas Perburuan Aset, Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin Digeledah

BERITA UTAMA
Gedung Kejaksaan Agung di Jakarta terkait perburuan jaksa Kejari Hulu Sungai Utara yang kabur usai OTT KPK

Tak Terpengaruh Kasus Febrie, Kejagung Terus Kejar Aktor Korupsi Makan Bergizi Gratis

BERITA UTAMA

Ini Data Lengkapnya! 10 Jenazah Kembali Teridentifikasi, 51 Korban KM Virgo Kini Berhasil Dipastikan

BERITA UTAMA
Menkeu Bongkar Perusahaan Baja China Omzet Rp4 Triliun Mangkir Pajak, Modus Tunai Hindari PPN

Restitusi Pajak Jebol Rp25 Triliun, Purbaya Sadewa Copot Pejabat, Skandal Batu Bara Diselidiki

BERITA UTAMA
Sudah ditampilkan semua
"Lebih Banyak

Terpopuler

01

M Suryo Diminta Diperiksa, CBA Curiga Ada Beking Elite di Tambang Ilegal Samin Tan

BERITA UTAMA
02

Dulu Viral Dugaan Penguntitan Jampidsus, Kini Eks Restoran Febrie Digeledah dalam Kasus Batu Bara Rp5 Triliun

BERITA UTAMA
03

Apa Kabar Hanan Supangkat Sempat Terseret Kasus TPPU SYL? Status Cegah Dicabut tetapi Penyidikan KPK Belum Berakhir!

BERITA UTAMA
04

Cara Nonton Live Streaming Prancis vs Senegal Piala Dunia 2026 di HP, TVRI dan MAXStream

BERITA UTAMA
05

Hukuman 1,5 Tahun Dinilai Tak Masuk Akal, Kejagung Resmi Banding Vonis Eks Dirjen Kemenkeu

BERITA UTAMA

Jl. Gambut

Email:
[email protected]

Telusuri

  • Terpopuler
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • SOP Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Copyright
  • Disclaimer

© Copyright © KalimantanKita

LIVE TV