Konawe, Kakinews – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Keperawatan Universitas Mandala Waluya (UMW) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Leppe, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, pada 26–27 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.

Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa bersama tenaga kesehatan menghadirkan berbagai program edukasi dan layanan kesehatan. Kegiatan meliputi sosialisasi HIV/AIDS, penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba, edukasi tuberkulosis (TBC), penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pemeriksaan kesehatan gratis yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya, Andi Asri, mengatakan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga membangun kepedulian sosial dan mengasah profesionalisme sebagai calon tenaga kesehatan.

“Kegiatan seperti ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus membentuk karakter sebagai tenaga kesehatan yang profesional, humanis, dan berintegritas,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Sormawanti Rasyid. Ia mengapresiasi inisiatif HMJ Keperawatan UMW yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam program pengabdian masyarakat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit, pola hidup sehat, serta pemanfaatan layanan kesehatan secara optimal.

Selama kegiatan berlangsung, warga Desa Leppe aktif mengikuti setiap sesi penyuluhan, memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta berdiskusi langsung dengan mahasiswa dan tenaga kesehatan mengenai berbagai persoalan kesehatan yang mereka hadapi sehari-hari.

Ketua HMJ Keperawatan Universitas Mandala Waluya, Akbar Ramadhan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan.

“Kami berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan kompetensi keperawatan secara langsung di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Leppe. Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam berbagai program pengabdian di masa mendatang,” katanya.

Melalui kegiatan ini, HMJ Keperawatan Universitas Mandala Waluya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sinergi antara HMJ Keperawatan UMW, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan UMW, dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara diharapkan terus berlanjut guna mendukung terwujudnya masyarakat Sulawesi Tenggara yang sehat, mandiri, dan berdaya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam memperkuat pembangunan kesehatan yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.