KAKINEWS, HSS – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) melalui partisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan TBC yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual, Selasa (13/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Media Center Sekretariat Daerah Kabupaten HSS tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda HSS, Tedy Soetedjo, S.T., M.T., yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten HSS. Turut hadir sejumlah perwakilan perangkat daerah dan instansi terkait yang terlibat dalam upaya penanggulangan TBC di daerah.

Rakornas ini merupakan agenda strategis yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri guna menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mencapai target eliminasi TBC di Indonesia. Melalui forum tersebut, seluruh daerah diberikan arahan terkait penguatan kebijakan, evaluasi capaian program, serta strategi percepatan penanggulangan TBC di masing-masing wilayah.

Dalam rapat tersebut, peserta menerima pemaparan mengenai perkembangan indikator penanggulangan TBC di berbagai daerah, khususnya wilayah dengan tingkat prevalensi yang masih tinggi. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga menyampaikan capaian program TBC nasional sepanjang tahun 2026 serta berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaannya di lapangan.

Pembahasan juga difokuskan pada strategi akselerasi penemuan kasus secara aktif, peningkatan cakupan pengobatan, serta penguatan langkah-langkah pencegahan guna memutus rantai penularan TBC di masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, peserta Rakornas turut mendapatkan paparan mengenai praktik baik dari Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, melalui inovasi “Semut Narsis” (Semarak Temukan Terduga dan Kasus Tuberkulosis). Program tersebut dinilai berhasil mengintegrasikan sistem pelaporan, penemuan kasus, dan penanganan TBC secara efektif sehingga mampu meningkatkan capaian program pengendalian TBC di daerah.

Inovasi yang diterapkan Kabupaten Berau diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah lainnya, termasuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dalam mengembangkan strategi dan kebijakan yang adaptif sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Rakornas Penanggulangan TBC Tahun 2026 diikuti oleh pemerintah daerah dari seluruh Indonesia dengan tujuan membangun kesamaan visi dan langkah strategis dalam mempercepat eliminasi TBC melalui kolaborasi lintas sektor.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan diharapkan dapat mengimplementasikan berbagai rekomendasi dan strategi yang telah disampaikan pemerintah pusat guna memperkuat upaya penemuan kasus, pengobatan, dan pencegahan TBC. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, target eliminasi TBC di Kabupaten Hulu Sungai Selatan diharapkan dapat tercapai demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.